Berita
Penyembelihan Hewan Qurban YPIA
ypiasupriyadi.sch.id – Memperingati hari raya idul adha 1444 H, keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam Al-Falah (YPIA) Semarang kembali menggelar kegiatan Penyembelihan Hewan Qurban yang terlaksana di lapangan SD Supriyadi 02 Semarang (30/06).

Pada tahun ini keluarga besar YPIA menyembelih Sebanyak 3 Ekor Sapi dan 1 ekor kambing. Dalam kesempatan tersebut hadir ketua yayasan Dr.Hj.Muhdi, SH., M.Hum., sekretaris, pembina yayasan, kepala sekolah KB-TK, SD Supriyadi 01 & 02 serta seluruh guru dan karyawan YPIA.

Acara penyembelihan hewan qurban, diawali sambutan dari Ketua Panitia Drs.Mundhoichb dan Sambutan Ketua Yayasan Dr.Muhdi, SH., M.Hum. Selanjutnya dirangkaikan dengan serah terima hewan qurban dari Pengurus YPIA, ke Panitia untuk proses penyembelihan dan penyalurannya.


Kegiatan qurban ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Hewan qurban berasal dari pengurus Yayasan, kepala sekolah, guru, karyawan dan siswa yang nanti dagingnya akan didistribusikan ke masyarakat yang berada di lingkungan sekolah.







Berita
GALAKSI SD SUPRIYADI 02 WADAH KREATIVITAS SISWA
SD SUPRIYADI 02 SEMARANG – Kegembiraan peserta didik nampak jelas ketika bisa mengaktualisasikan potensi, bakat, kreativitas dan inovasi mereka yang tersalurkan dengan penuh percaya diri. Demikian kiranya yang tengah dirasakan oleh peserta didik SD Supriyadi 02 Semarang. Selang sehari usai penerimaan hasil belajar selama semester II, Sabtu (24/06) seluruh peserta didik berpartisipasi aktif dalam kegiatan GALAKSI (Gelar Aksi, Kreativitas dan Seni) di lapangan sekolah.

Berbagai cara bisa dilakukan untuk menumbuhkan daya kreativitas peserta didik. Salah satunya, melalui program GALAKSI yang dilakukan untuk pertama kalinya di SD Supriyadi 02.
Kegiatan ini menampilkan hasil pembelajaran proyek peserta didik kelas I-V selama setahun. Ragam karya dan kesenian memeriahkan di stand-stand gelar karya anak. Berbagai kearifan lokal turut dipamerkan dalam gelar karya anak di kegiatan GALAKSI, seperti batik jumputan, batik ciprat, seni kriya anyam, kaligrafi dan lain-lain yang semuanya adalah proyek belajar peserta didik. Tak heran, ratusan karya dengan beragam corak dan sentuhan seni bisa dinikmati di kegiatan ini. Tak lepas dari nilai-nilai religius, kegiatan juga diisi dengan pembacaan tilawah Al Qur’an Juzamma oleh peserta didik kelas 4 dan 5 serta pembacaan Asmaul Husna oleh peserta didik kelas 1, 2 dan 3.


Kepala SD Supriyadi 02, Karsono, S.Pd., M.Pd., mengatakan, kegiatan GALAKSI ini digelar untuk pertama kalinya, sebagai wadah mengembangkan kreativitas anak, memupuk pendidikan karakter anak, dimana tidak hanya nilai religius dan kognitif saja, namun aspek afektif dan psikomotorik anak juga penting untuk diberi wadah penyalurannya.
GALAKSI yang kedepannya akan digelar tahunan ini merupakan salah satu upaya penguatan profil pelajar Pancasila. Karya yang dipamerkan melalui beberapa tahapan, mulai dari pembuatan sampai dengan pagelaran. Tak hanya karya fisik yang dipajang, namun karya digital anak pun turut serta ditampilkan di stand gelar karya anak. Sehingga, pengunjung cukup scan barcode untuk melihat karya digital anak-anak, seperti proyek karya anak berupa iklan elektronik bertajuk “Cinta Batik Nusantara”.

Di tahap pembuatan karya, lanjutnya, guru menjadi fasilitator bagi peserta didik pada tahapan pembuatan karya yang akan menonjolkan profil yang diinginkan.
Peserta didik juga menampilkan pertunjukan drama musikal bertema “anti bullying” yang diperankan oleh peserta didik kelas 3, 4 dan 5. Dalam pertunjukan drama musikal juga diselipkan aksi dan atraksi peserta didik dari ekstrakurikuler taekwondo, pramuka, musik, vocal, macapat dan lain sebagainya.
Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Semarang, Agus Sutrisno, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menunjukkan rasa bangganya kepada SD Supriyadi 02 Semarang atas capaiannya karena sekolah sangat memperhatikan dan mewadahi kreativitas serta bakat seni peserta didik.
“Terimakasih SD Supriyadi 02, hebat!” ujarnya.
Kegiatan GALKASI ini, lanjutnya, merupakan wujud, bahwa SD Supriyadi 02 sudah melaksanakan pembelajaran bermakna. Program ini merupakan salah satu praktik baik implementasi P5 di kurikulum merdeka.

Sementara pengawas Korsatpen Pedurungan, yang akrab dengan sapaan Bunda Hartini, S.Pd., M.Hum., setelah mengunjungi seluruh stand gelar karya dan berinteraksi dengan peserta didik, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membawa dampak positif bagi peserta didik.
“Hasilnya sudah kelihatan, mereka merasa senang, yang penting kan itu, enjoy-nya anak-anak ketika belajar itu tidak terasa kalau mereka belajar sebenarnya, kan seperti bermain-main, diberikan pengalaman, namun ada hasil nyata berupa karya anak, karya inilah yang membuktikan bahwa anak itu berhasil dalam pembelajaran” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, baik guru, maupun tamu undangan, tidak hanya karya anak, namun kegiatan ini juga menampilkan produk UMKM orang tua peserta didik yang ikut serta meramaikan kegiatan GALAKSI. (ay)












Berita
Berita
Monitoring dan Bimbingan Pengawas PAI terhadap Project Pembelajaran

Semarang, 24 Januari 2023. Bapak H. M. Faojin, S.Pd., M.Pd., selaku pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) kecamatan Pedurungan melakukan monitoring peran Guru PAI dan penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran PAI di SD Supriyadi 02 Semarang.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan bagian dari program Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. P5 terdiri dari enam dimensi yakni beriman, berkebhinekaan global, gotong-royong, kreatif, bernalar kritis serta mandiri. Kegiatan ini dilakukan dengan berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Proyek pengembangan profil pelajar Pancasila (P5) diharapkan dapat dikemas dalam pembelajaran PAI berupa aktivitas bermain bermakna nilai-nilai religius, hal ini dimaksudkan agar peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar dengan bermain yang memberikan dampak pengembangan karakter religius dan berbagai kompetensi peserta didik.
Dalam pelaksanaan monitoring guru PAI di SD Supriyadi 02 Semarang yang dilakukan oleh Bapak H. M. Faojin, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Guru PAI memiliki peran yang penting dalam pengembangan karakter peserta didik di Sekolah sehingga harus mampu menciptakan pembelajaran yang bervarisasi yang dapat dilakukan dengan menerapkan Proyek pengembangan profil pelajar Pancasila (P5).
Beliau juga mengatakan bahwa penerapan pendekatan proyek yang disarankan dalam pengembangan P5 dapat dimulai dengan melakukan observasi atau penyelidikan tentang materi-materi yang disajikan dengan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai. Ketika melakukan permainan, peserta didik berkesempatan belajar Agama melalui pengalaman langsung dan melatih kreativitas peserta didik untuk memecahkan masalah, mencoba hal baru, bertoleransi, bekerja sama, saling berbagi dan lain-lain.
Pada kesempatan itu, Guru PAI didampingi bapak Karsono, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SD Supriyadi 02 menyampaikan dan menunjukkan beberapa produk kreativitas yang telah diciptakan peserta didik sebagai wujud penerapan Proyek pengembangan profil pelajar Pancasila (P5) dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang diantaranya yaitu pengenalan huruf hijaiyyah, kaligrafi, asmaul-husna dan lain-lain.

Dalam upaya refleksi dan bimbingan pada monitoring ini Bapak H. M. Faojin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya untuk terus mempertakankan produk kreativitas yang telah diciptakan dan terus melakukan pengembangan nilai PAI dalam implementasi pembelajaran PAI maupun pembiasaan keagamaan di luar jam pembelajaran sehingga mendorong peserta didik untuk memiliki kepribadian yang berakhlak mulia. (Ink)





Berita
URBAN FARMING, EDUKASI KETAHANAN PANGAN

YPIASUPRIYADI.SCH.ID, Pemerintah kota Semarang saat ini telah menggencarkan program Urban Farming. Program tersebut kini menyasar ke sekolah-sekolah di kota Semarang. Tujuannya untuk mengedukasi para pelajar tentang ketahanan dan mandiri pangan.
Sejumlah SD juga mulai mengembangkan urban farming. Di SD Supriyadi 02 Semarang, pada Sabtu (28/01) para peserta didik bersama guru menanam sayur terong, tomat, aneka cabai, dan lainnya lingkungan sekolah sebagia partisipasi mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah kota Semarang.
Kepala sekolah, Karsono, S.Pd., M.Pd., menjelaskan urban farming sekolah selain untuk menjaga ketahanan pangan juga memberikan edukasi untuk peserta didik bagaimana cara menanam yang baik dan merawat tanaman hingga kelak memanennya. Menurutnya, dengan adanya program urban farming di sekolah, anak-anak pun bisa mengerti dan lebih mencintai lingkungan sekitar.
Urban Farming ini merupakan salah satu contoh positif dari perwujudan ide kreatif yang menunjang pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, diharapkan akan menjadi stimulus untuk memunculkan ide-ide kreatif lainnya agar peserta didik dapat belajar lebih bersemangat, menyenangkan dan relevan sesuai kebutuhan mereka.
Selain melakukan proses menanam, kegiatan pagi ini juga dilaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Ada juga kegiatan siswa merawat tanaman yang sudah ditanam sebelumnya, seperti tanaman aloe vera dan pohon salam. Kepala sekolah pun menyampaikan tanaman yang sudah siap panen seperti aloe vera dan daun salam bisa dipergunakan setiap waktu. Siapa saja yang membutuhkan bisa ambil secukupnya sesuai kebutuhan.













Berita
Terpantau Lancar, Hari Pertama Pelaksanaan ANBK SD Supriyadi 02…





Pemerintah telah secara resmi menjadikan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) sebagai program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menganalisis input, proses, dan output pembelajaran di satuan pendidikan. Kepala SD Supriyadi 02 Semarang, Karsono, S.Pd., M.Pd., memantau pelaksanaan ANBK pada sesi pertama, Rabu (26/10/2022).
Diketahui bahwa pelaksanaan ANBK untuk tingkat satuan pendidikan dasar yakni Gelombang I pada hari Senin – Selasa, 24-25 Oktober 2022 dan Gelombang II dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 26-27 Oktober 2022.
SD Supriyadi 02 sebagai salah satu sekolah pada tingkat satuan pendidikan dasar yang melaksanakan ANBK pada Gelombang II dan dilaksanakan dalam 2 sesi. Hari pertama diikuti oleh 20 peserta utama dari kelas V. Seluruh peserta ANBK nampak antusias dan semangat di depan layar laptop masing-masing. Pelaksanaan ANBK melibatkan 1 proktor, 1 teknisi dan 1 pengawas.
Pelaksanaan ANBK berlangsung selama 2 jam untuk setiap sesinya dan ada dua asesmen pokok yang dikerjakan siswa di hari pertama, yakni terkait literasi membaca dan survei karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa.
“Alhamdulillah ANBK SD Supriyadi 02 untuk hari pertama baik sesi pertama maupun kedua terlaksana dengan lancar, aman dan sukses, dengan harapan diperoleh hasil yang maksimal dan memberi gambaran kondisi riil SD Suriyadi 02 sesuai tujuan pelaksanaan ANBK”, ujar Kepala Sekolah.
Kepala sekolah apresiasi kinerja Proktor dan Teknisi dengan menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kesabarannya dalam membimbing siswa menghadapi sejak awal simulasi, gladi sampai pelaksanaan ANBK hari ini, dengan harapan siswa dapat memahami teknis pelaksanaan dan ANBK dapat berjalan lancar sampai hari kedua esok yakni anak akan mengerjakan persoalan numerasi dan survei lingkungan belajar, Pungkasnya.(Ay)
Berita
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) SD Supriyadi 02
Kegiatan PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) di SD Supriyadi 02 Semarang tahun 2022 telah diselenggarakan pada hari Jumat 14 Oktober 2022 di ruang pertemuan SD Supriyadi 02, sebagai asesor adalah ibu Sri Harnani, S.Pd., M.M.
Kegiatan diawali dengan doa kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penyampaian profil sekolah oleh kepala sekolah bapak Karsono, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat datang kepada asesor dan terimakasih kepada bapak ibu guru serta karyawan yang telah mendukung semua program sekolah, sehingga capaian kinerja kepala sekolah merupakan cerminan kinerja seluruh warga sekolah.
Sebelum proses penilai dimulai, asesor memamparkan teknis penilaian kepada tim, sehingga kegiatan dapat terarah dan sistematis. Selain itu juga disampaikan bahwa tujuan PKKS adalah untuk memverifikasi administrasi sekolah yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh kepala sekolah di dalam mengelola sekolah. Pada penilaian kinerja kepala sekolah, terdapat beberapa komponen yang diverifikasi oleh asesor, diantaranya: standar proses, standar penilaian, standar sarana prasarana, standar pembiayaan, standar pengelolaan, kepemimpinan sekolah, kewirausahaan, SKL, supervisi dan komponen lainnya.
Setelah seluruh proses penilaian dilakukan selama kurang lebih 2 jam, sampailah pada sesi yang ditunggu-tunggu, yaitu penyampaian hasil.
“Secara umum semua dokumen sudah lengkap, program-program perencanaan yang disusun sudah terlaksana dengan baik, ada sedikit tambahan untuk kegiatan ekstrakurikuler harus tersusun programnya selama setahun secara tertulis”, papar ibu Harnani.
Tahun ini adalah PKKS ke-2, setelah sebelumnya pada Desember 2021 dilaksanakan PKKS untuk pertama kalinya. Tepat pukul 10.30 kegiatan ditutup dengan mengucapkan syukur dan ramah tamah. (ay)




Berita
MPLS Hari Pertama, Siswa Menyaksikan Langsung Penyembelihan Hewan Kurban
Mengawali tahun pelajaran baru 2022/2023, YPIA (KB-TK-SD Supriyadi & SD Supriyadi 02) mengadakan kegiatan pemotongan hewan kurban, yang dilaksanakan di SD Supriyadi 02 pada hari Senin, 11 Juli 2022.
Sementara untuk jumlah hewan kurban tahun ini sebanyak 3 ekor sapi. Hewan kurban berasal dari pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, karyawan dan seluruh peserta didik KB-TK-SD Supriyadi dan SD Supriyadi 02 Semarang. Semua hewan kurban yang disembelih dipastikan sudah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan.
Ada satu hal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun ini disaksikan langsung oleh peserta didik di sekolah, karena Senin (11/07) bertepatan dengan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) hari pertama. Seluruh peserta didik nampak antusias menyaksikan proses penyembelihan.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban menjadi agenda rutin yayasan di setiap bulan Dzulhijah. Hal ini merupakan salah satu implementasi dari pendidikan karakter serta pengembangan budaya sosial bagi semua peserta didik, serta meningkatkan ketaqwaan, keimanan peserta didik dan seluruh warga sekolah.
Pelaksanaan kurban oleh YPIA berlangsung lancar dengan diakhiri pendistribusian daging kurban oleh panitia ke sejumlah warga yang terdata. (hum-ay)

















Galeri Foto
Berita
Antusiasme Siswa SD Supriyadi 02 di Kegiatan Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di kota Semarang sudah mulai dilaksanakan. Selasa, (28/12) sebanyak 142 siswa SD Supriyadi 02 telah divaksin.
Para siswa mengaku tidak terasa sakit saat divaksin. Mereka semangat melakukan vaksin agar lebih melindungi diri dari virus covid-19 dan selalu sehat sehingga ke depannya dapat bersekolah dengan aman.
Kepala sekolah, Karsono, M.Pd., menjelaskan vaksinasi Covid-19 di SD Supriyadi 02 dilakukan dengan sistem sif. Langkah itu untuk meminimalkan penumpukan siswa dan orang tua yang menemani anak-anak saat vaksinasi covid-19.
“Kami gunakan tiga sif untuk meminimalisir terjadinya kerumunan saat vaksinasi covid-19. Vaksinasi kami jadwalkan dari pukul 07.30 WIB sampai 11.00 WIB.”jelasnya.
Vaksinasi dilakukan oleh tim medis dari puskesmas Tlogosari Kulon dengan vaksin Sinovac. Setelah sebelumnya dilakukan skrining kesehatan terlebih dahulu kepada siswa.
Di samping itu, kegiatan vaksinasi di sekolah juga memberikan kesempatan pada orangtua siswa yang belum vaksin. Sejumlah orang tua siswa juga mengikuti vaksin dosis pertama di SD Supriyadi 02.
Dari 159 siswa SD Supriyadi 02, sebanyak 142 siswa telah divaksin dan sejumlah lainnya belum divaksin karena saat proses skrining belum memenuhi persyaratan kesehatan. Sehingga bisa mengikuti vaksinasi susulan di Puskesmas Tlogosari Kulon. (ay)

















